Seri Tulisan Pendidikan Positif (2)

Sekilas tentang Psychology Positive

Foto Rekreasi JKT Oke

Muhammad Alwi, S.Psi,.MM

Psikologi selama ini hanyalah ilmu yang berkosentrasi pada hal-hal negative pada manusia. Mengobati depresi, phobia, trauma dll. Pertanyaannya adalah; apakah ilmu psikologi hanya berfikir hal-hal negative manusia dan berusaha menghilangkannya? Lalu bagaimana kerja-kerja ilmu itu dalam hal positive pada manusia? Pada Manusia-manusia sehat? Apakah manusia-manusia sehat bisa dibuat lebih baik lagi? Dengan kata lain mereka tidak hanya sehat, tetapi lebih sukses dan lebih bahagia? Apakah itu mungkin? Sejak tahun 1988, ilmuwan, prof dan psikolog dari University of Pennsylvania, juga directur APA (American Psychology Association), mengemukakan konsep baru dalam psikologi yang disebut Positive Psichology. Dimana inti dari ini adalah bagaimana mengoptimalkan manusia dengan kemanusiaannya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Seri Tulisan Pendidikan Positif (1)

Pendidikan Positif Untuk  Sukses dan Bahagia

Foto Rekreasi JKT Oke

Muhammad Alwi, S.Psi, MM

Setiap memasuki ajaran baru…sekolah disibukkan dengan PSB (penerimaan siswa baru), mulai dari penyiapan ruang kelas, jadwal pelajaran, test masuk anak-anak, masa orientasi (MOS), buku-buku paket, silabus dst, dst. Para orang tua disibukkan dengan yang lain; mempersiapkan putra-putrinya memasuki jenjang pendidikan berikutnya (SD, SMP, SMA atau PT). Persiapan ini dimulai dari pakaian seragam, sepatu, peralatan tulis hingga pernak-pernik keperluan sekolah lainnya. Yang tak luput juga lest-lest bimbingan sebelumnya. Namun terkadang kita (Sekolah dan Para Wali-murid) melupakan hakikat dan pertanyaan tentang bersekolah yang sebenarnya. Pernahkah secara serius kita (para wali murid) juga sekolah menanyakan, apa yang bapak ibu inginkan dari sekolah ini, sehingga bapak ibu menitipkan anak-nya disini? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

The Death of Truth dan Narasi Kebohongan Media Sosial

Kematian Kebenaran MCCallumTahun 2017, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerima penghargaan Lie of the Year 2017. Adalah Politifact, organisasi nirlaba non-partisan di AS yang memberikan penghargaan satir tersebut. Penghargaan untuk Trump diberikan atas pernyataannya yang dianggap sebagai kebohongan terbesar di tahun 2017.

Dalam sebuah wawancara bersama presenter Lester Holt di NBC News, 11 Mei 2017, Trump mengatakan, “Soal Rusia, mengaitkan Trump dan Rusia, ini adalah cerita yang dibuat-buat. Ini cuma alasan orang-orang Demokrat karena mereka kalah dalam Pilpres.”

Penyelidikan intelijen Amerika Serikat menghasilkan kesimpulan yang berbeda. Kongres dan FBI menemukan bukti-bukti keterlibatan Rusia dalam Pilpres AS 2016. Trump terbukti telah berbohong. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Perjuangan Imam Husein dalam Sorotan Kontruktivisme Pendidikan

A. Pendahuluan

Imam Husein.jpgHari-hari ini adalah bulan Muharram, bulan Suro, dimana pada bulan ini diperingati sebagai “Bulan Kesedihan”, bulan terbunuhnya dengan cara yang sangat tragis, cucu Nabi saw bernama Husein bin Ali bin Abi Thalib. Pada bulan-bulan ini diyakini kita ‘dilarang’ melakukan perkawinan, melakukan perayaan-perayaan yang mengindikasikan kesenangan. Diyakini karena Rasul saw, Zahra bintu Muhammad dan Keluarganya bersedih, maka kita semua tabrrukan, diharapkan bahkan wajib juga bersedih. “Kami mencintai apa yang kalian Cintai, kami membenci apa yang kalian benci”. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Pendidikan Psikologi | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

TOA, Penistaan Agama dan Pasal Penistaan Agama?

TOA dan Penistaan AgamaDi Indonesia Pasal tentang Penistaan-Agama beberapa kali dijudicial riview agar dihapus atau diganti, tetapi sekian kalinya pun upaya-upaya itu mental di MK dan dimentahkan oleh para pakar disana. Ada beberapa alasan yang mungkin sebagiannya masuk akal tetapi sebagiannya bisa kita pertanyakan.

Beberapa Pertanyaan yang bisa diajukan…? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Akar Kebencian dan Politik Identitas

Ariel Harianto“Apakah menentukan pilihan politik berdasarkan kesamaan agama, ras, atau jenis kelamin, itu salah?” Pertanyaan tersebut bakal memancing debat tak berkesudahan di tengah tensi politik di Indonesia yang menghangat beberapa tahun belakangan.

Baca : Definis Politik Identitas

Dari seratusan lebih peserta diskusi bertajuk “Media dalam Politik Identitas” yang dihelat Jaringan Indonesia untuk Jurnalisme Investigasi (JARING) dan Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Jumat (20/7) lalu, beberapa diantaranya mungkin berusaha mencari jawaban atas pertanyaan tersebut dari cendekiawan sekaliber Ariel Heryanto. Didapuk sebagai pembicara, Herbert Feith Professor untuk Studi Indonesia di Monash University tersebut memberi jawaban retoris atas pertanyaan tersebut. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , | Meninggalkan komentar

Definis Politik Identitas

PolitikPolitik Identitas adalah upaya politisasi identitas bersama atau perasaan ‘kekitaan’ yang menjadi basis utama perekat kolektivitas kelompok. Identitas dipolitisasi melalui interpretasi secara ekstrim, yang bertujuan untuk mendapat dukungan dari orang-orang yang merasa ‘sama’, baik secara ras, etnisitas, agama, maupun elemen perekat lainnya.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , | Meninggalkan komentar