JCPOA (NUKLIR IRAN) : ARAB-IRAN-AS DAN ISLAM SERTA PARA PENDUSTA.

JCPOA 5.jpgAda dialog dalam buku Logika yang berbunyi demikian:
“Dia adalah seorang Pembohong. Apabila dia berkata bahwa dia adalah seorang pembohong maka bagaimana pernyataan dia itu?”

Saya tidak akan membicarakan ilmu logika dalam tulisan sedehana ini tetapi saya ingin membicarakan kesepakatan Nuklir-Iran yang akan dianulir oleh AS.

JCPOA (The Joint Comprehensive Plan of Action) yang dikenal umumnya sebagai kesepakatan Nuklir Iran, adalah sebuah kesepakatan internasional mengenai program nuklir Iran yang ditandatangani 14 Juli 2015 oleh Iran dengan P5 + 1 (lima anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa – Cina , Prancis , Rusia , Inggris , Amerika Serikat – Jerman ) dan Uni Eropa .

Semua negara (P5 + 1) sepakat bahwa Iran mematuhi kesepakatan itu, kecuali AS yang ngotot ingin menganulir perjanjian itu. Mengapa? Sekarang terjadi polemik antara AS dengan Rusia, juga Uni-Eropa dll, termasuk yang pasti dengan Iran.
https://fokustoday.com/…/dengan-menarik-diri-dari-jcpoa-du…/

Saya teringat dengan adegan sejarah, pembunuhan Hasan bin Ali yang melibatkan Istrinya (Ja’dah binti Al-Asy’ats). Ayah dan paman Ja’dah adalah orang Khawarij.

JCPOA 4.jpg

JCPOA : Nuklir-Iran (5 Negara DK PBB + Jerman)

Konon saat diperintah dan dipengaruhi agar melaksanakan aksinya, Ja’dah ditawari akan dikawinkan dengan putra mahkota muawiyah bin abu sofyan (yaitu Yazid bin Muawiyah), bila aksi itu dilaksanakan dan berhasil. Muawiyah butuh melenyapkan Hasan bin Ali agar usahanya untuk mengangkat Putra Mahkota Yazid lebih lancar. Kalau Hasan bin Ali masih ada, maka rencana itu akan menemui kesulitan.

Saat Ja’dah melakukan aksinya, dan Hasan bin Ali terbunuh (dengan diracun), lalu Ja’dah mendatangi Muawiyah bin Abu Sofyan menagih janjinya. Dengan enteng dan cerdas/licik Muawiyah menjawab. “Kalau Hasan suamimu dan anak Rasul saw, engkau bunuh apalagi anakku nanti”.

Pembohong, tidak bisa dipercaya, kalaupun kerjasama maka itu semestinya adalah bagian keterpaksaan dan kebutuhan (politik dan kepentingan).
PERTANYAANNYA: Mengapa Arab sangat getol mempercayai AS? Mengapa mereka menyerahkan kehidupannya kepada AS? Kita bisa lihat bagaimana penjagaan kerajaan-kerajaan Arab diserahkan ke AS? Pangkalan Militer AS bertebaran di Timur tengah dst.

Baca : PANGKALAN MILITER YANG MENGEPUNG PALESTINA : Kebodohan yang di pelihara Arab? Bahkan Iran-pun juga dalam hubungannya dengan Rusia (tidak ada makan malam gratis).

Mungkinkah Arab bersatu? Mungkinkah Arab-Persia bersatu? Jauh panggang dari api. Sekarang kondisinya bukan mendekat malah menjauh.

Baca juga : https://fokustoday.com/2017/10/14/israel-dan-arab-saudi-memuji-teriakan-trump-terhadap-iran/

Walaupun Turki dan Iran sudah mulai bermesraan, bahkan Erdogan dikabarkan Ziarah ke makam Imam Khomeini. Juga Qatar dan Iran, berbaikan sehingga TV Al Jazeera tidak seperti dulu pemberitaannya tentang Iran, Hizbullah dst. Akankah itu bertanda baik? Atau skenario politik, sebab memang Iran sementara ini ‘pemenang’ konflik di Timur Tengah (dengan Kasus Syuria, Yaman, Iraq, ISIS dan pecahnya kongsi Saudi dan Qatar)?

Memperuncing dan sentuhan emosional kasus Sunnah-Syiah juga Wahabi itu pekerjaan mereka. Bahkan AS dan Inggris tidak segan-segan membiayai, menyusupkan kelompok ektrim baik di Syiah maupun di Sunnah agar sentimen madzab, emosional (Otak Limbik dan Reptil) makin berkobar.

Bagaimana sentimen pereteruan antar golongan itu di negara kita? Makin menjauh atau makin mendekat? NU dan Muhammadiyah, Sunnah-Syiah-Wahabi, juga Ormas Islam lainnya.

Sudah semakin fahamkah kita akan skenario ini? Sudah bijakkah kita? Kita termasuk bagian dari solusi atau justru ikut bagian sebagai masalah. Dikarenakan kebodohan kita, kekurang hati-hatian kita, mudah share provokatif, ikut masalah yang tidak diketahui, menyebarkan Hoax tanpa sadar, membuat meme-meme provokatif dlsb.

Kita wajib secara bersama-sama membentengi Diri kita, Islam dan NKRI dari adu-domba kelompok pembohong.

Kita mesti walaupun setitik masuk dalam bagian solusi, bukan bagian dari masalah. Wallahu a’lam.

Muhammad Alwi Pendidikan Positif

Edisi: #MerawatAkal

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang, sekarang studi lanjut di Department Psychology. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.
Pos ini dipublikasikan di Lain-lain dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s