MAKNA NALAR MODERAT

Foto AnaSaya perlu memberikan mukadimah terhadap teks Nalar Moderat ini. Sebab Nalar itu ya Nalar, apalagi kalau kita menghubungkan dengan logika Formal Aristotelian.

Tetapi apabila kita tinjau lebih dalam memang ada asumsi-asumsi, aksioma-aksioma bahkan agitan yang dipakai serta mendasari sebuah gaya pemikiran atau Nalar. Oleh karenanya keluar istilah Nalar abad pertengahan, nalar Islami, kritik nalar arab dst. juga ada istilah gaya berfikir literalis atau lainnya

Kenyataannya sebuah cara berfikir itu mengandung episteme (paradigma zamannya), mengandung habitus (bourdieu) bagaimana seseorang itu berinteraksi antara personality dan sosialnya dst.

Seringkali karena pendekatannya yang berbeda, maka objek yang sama menghasilkan kesimpulan yang berbeda-beda. Dalam konsepsi antara Newtonian dan Einstein (Plank) objek yang dilihat adalah cahaya/partikel, karena pendekatannya berbeda, menghasilkan kesimpulan yang berbeda.

Apakah yang satu meniadakan yang lainnya? Jawabnya tidak mesti, seringkali itu hanya pendalaman atau diwilayah mana objek itu mau diterapkan/digunakan.

Baca tulisan mengenainaya :
https://pendidikanpositif.com/…/islam-dan-arab-menimbang-p…/
https://pendidikanpositif.com/…/keindonesiaan-ku-menentuka…/

Dengan Mukadimah diatas, maka saya kutib Tulisan Kiayi Yusuf Muhammad tentang NALAR MODERAT (Tulisan ini disampaikan saat seminar International alumni Al Azhar di Lombok kemarin).

1. Nalar moderat adalah nalar yang memberi ruang bagi yang lain untuk berbeda pendapat.

2. Nalar moderat menghargai pilihan keyakinan dan pandangan hidup seseorang.

# Nalar Moderat menghormati keyakinan dan pilihan dan keputusan orang dalam hidup.

3. Nalar moderat tidak mengabsolutkan kebenaran sendiri sambil memutlakkan kesalahan pendapat orang lain.

# Nalar Modern tidak melihat hal yang benar dalam pikirannya dan semua yang salah.

4. Nalar moderat tidak pernah membenarkan tindakan kekerasan atas nama apapun.

5. Nalar moderat menolak pemaknaan tunggal atas suatu teks. Setiap kalimat selalu mungkin untuk ditafsirkan secara beragam.

6. Nalar moderat selalu terbuka untuk kritik yang konstruktif.

7. Nalar moderat selalu mencari pandangan yang adil dan maslahat bagi kehidupan bersama.

Muhammad Alwi     Pendidikan Positif

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang, sekarang studi lanjut di Department Psychology. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.
Pos ini dipublikasikan di Filsafat dan Agama dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s