Cambridge Analytica, Personality dan Penyadapan Global?

Facebook dan Cambridge Analytica.jpg

Tahu Kepribadian yang lain akan lebih mudah berkomunikasi dengannya

Secara pribadi saya cukup familiar dengan test personality, sebab disamping sebagai pendidik saya juga praktisi dalam mapping potensi dan profile kepribadian. Test-test mulai dari test IQ, EQ, MBTI, DISC, Big Five, Test MI, Power Personality dan test-test lainnya saya cukup mengenalnya. Apa keuntungan test-test itu? Banyak keuntungannya mulai dari tahu bakat-minat, mengetahui jurusan kuliah yang diambil, bagaimana menempati karier yang semestinya diambi. Bahkan termasuk bagaimana berkomunikasi yang baik dengan yang lain, membuat team work, seberapa kemampuan resilliensi kita dan masih banyak yang lainnya. Dengan makin mengetahui diri sendiri dan orang lain, maka kita akan mudah berkomunikasi dengannya juga memperkecil kesalahan dalam interaksi.

Di Aplikasi Facebook memang tersedia  aplikasi seperti Facebook myPersonality dan banyak lainnya.  myPersonality dibuat oleh Dr David Stillwell dan Dr Michal Kosinski pada tahun 2007, dikatakan menjadi aplikasi pengujian kepribadian online paling sukses yang pernah dikembangkan. Sekarang diklaim menerima kunjungan lebih dari 1 juta per bulan. The Psychometrics Center menanbah fungsi dan desain pada April 2015.  Platform ini memungkinkan pengguna untuk mengambil 27 tes (sekaligus dan terus bertambah).

Baca juga
KENALI DIRI SENDIRI UNTUK SUKSES DIMANAPUN DAN APAPUN KITA?
Cara Mudah Menemukan Bakat Minat Kita (1)
Leadership dan Diagnosis Psyco-Diagram, The key to Happiness (Sukses Tanpa Effek Samping)
Aitem-Aitem Kecerdasan (Skill) yang diharapkan di Masa Depan

Apakah mereka menyediakan itu gratis? Gratis itu awalnya setelah itu mereka bisa dan akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar sekali. Keuntungan itu antara lain; a) Ini sebuah penelitian yang akan berguna untuk ilmu psikologi, juga pendidikan serta ilmu lainnya. b) Bila mengetahui kecendrungan seseorang maka kita akan tahu apa yang mereka suka dan tidak suka, juga bagaimana mereka berfikir secara umum, c) Data ini dapat digunakan untuk marketing. Bagaimana orang tertentu suka produk tertentu, cara penentuan pilihannya dengan cara tertentu, maka saat-saat tertentu dan produk tertentu akan mudah sekali untuk ditawarkan kepadanya, dan yang lainnya mereka sangat tidak disukai dst. d) Dalam dunia politik dan kampanye, data itu dapat digunakan untuk mempengaruhi informasi apa yang perlu disampaikan pada kelompok kecendrungan (personality) tertentu dan mana yan tidak atau kurang berpengaruh. Ini sangat penting untuk efisiensi iklan, efisiensi kampanye pada massa-massa tertentu. Citra apa yang mesti ditampakkan, digarap dan seterusnya. Marketing Politik sangat memerlukan data-data ini.

Ilustrasi lainnya : Lepas benar atau tidak dan semuanya bisa dipertanyakan, baru-baru ini ada sebuah penelitian dari SMRC (Saiful Mujani Reserch and Consultan) dan diketahui salah satu hasilnya adalah bahwa isu PKI dimobilisasi dan paling banyak diminati dan disetujui oleh parpol PKS dan Gerindra. Link bisa dilihat disini
 Riset SMRC Tentang PKI.

Ini ilustrasi bagaimana penelitian-penelitian itu memberikan hasil bahwa manusia tertentu punya kecendrungan tertentu sehingga rentan dan bisa secara mudah dipengaruhi. Bayangkan bila yang mengumpulkan data itu Facebook atau Google. Inilah mengapa didunia privasi pengguna harus diamankan

Cambridge Analityca dan Mnajemen Politik.jpg

Directur Cambridge Analytica Alexander Nix

Kasus Cambridge Analytica terjadi saat Konsultan Manajemen Politik Global ini, melakukan tugasnya dengan mengambil data dari Facebook dengan aplikasi yang ada dalam Platform Facebook itu. Mereka dibayar sangat mahal sehingga mampu membayar peneliti atau membelinya. Platform seperti itu dapat mengambil data profile pengguna Facebook yang sangat banyak sekali bahkan pertemannya.  Aplikasi dan platform ini memang awalnya diizinkan oleh FB. Dengan syarat ini hanya untuk penelitian, tidak bocor apalagi dijual kepihak-pihak lain. Data pribadi adalah salah satu privasi  yang memang dijamin oleh FB untuk tidak diberikan umum. Cambridge Analytica dianggap mengambil atau membeli dari pihak tertentu (para peneliti diperusahaannya atau peneliti lainnya) dan melakukan pembocoran data-data itu untuk kepentingan kampanye.

Baca : Hubungan MI, Sukses Tempat Kerja dan Talent Management (Manajemen Bakat)

Mengapa informasi ini sangat penting dan tidak boleh dikuasai oleh kelompok-kelompok tertentu saja? Pertama karena itu adalah bagian dari privasi yang mestinya dilindungi. Sebagai contoh ilustrasi. Saat seorang sering melihat situs-situs porno, berapa kali, jam berapa, situs apa saja yang dilihat dst. Google mengetahui itu dan jejak digitalnya ada. Kalau itu dibocorkan, maka sebenarnya itu semacam penyadapan tingkat global. Kedua, Itu dapat digunakan untuk banyak hal diantaranya mempengaruhi seseorang seperti sudah disebutkan diatas.

Inilah yang dikatakan bahwa informasi is power.

 

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang, sekarang studi lanjut di Department Psychology. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.
Pos ini dipublikasikan di Psikologi dan Pendidikan dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s