5 Teori Terkuat Masuknya Islam Pertama di Indonesia

Teori Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia.JPG

Teori dan Sejarah Awal Islam Masuk ke Indonesia

Ada banyak teori tentang kapan dan dimana serta apa pembuktiannya Islam pertama kali masuk di Indonesia. Sebenarnya pertanyaan awal yang mesti diajukan adalah apa makna kata “Awal Masuknya Islam di Indonesia”. Apakah sekadar ada orang Islam yang hidup di Indonesia? Apakah adanya kuburan menjadi bukti masuknya Islam di Indonesia? Atau setelah Islam cukup bergerombol dan tersebar di Indonesia atau malah setelah adanya peradaban atau kerajaan Islam di Indonesia? Jawaban-jawaban pertanyaan-pertanyaan ini akan sedikit banyak menghilangkan kesimpangsiuran untuk menjawab pertanyaan diatas.

Ada paling tidak 5 teori tentang masuknya Islam di Indonesia

Ada teori yang menyebut bahwa Islam masuk di Indonesia berasal dari 1) Gujarat (India), 2) Berasal dari Makkah, 3) Dari Persia; 4) Berasal dari China. Bahkan ada teori Maritim.

  1. Teori Gujarat
Makam al Malik Ash Salih Sejarah Awal Islam Masuk Indonesia.jpg

Makam Malik As Shalih di Sumatra/Aceh

Teori Gujarat, menyatakan Islam masuk ke Indonesia dari Gujarat, India. Teori ini pertama kali dicetuskan oleh dua orang sejarawan berkebangsaan Belanda Pijnapel dan Snouck Hurgronje. Menurut mereka, Islam masuk ke Indonesia sejak awal abad ke 13 Masehi bersama dengan hubungan dagang yang terjalin antara masyarakat Nusantara dengan para pedagang Gujarat yang datang.

Teori ini didukung bukti, di antaranya batu nisan Sultan Samudera Pasai Malik As-Saleh tahun 1297 yang bercorak khas Islam Gujarat, Catatan Marcopolo, serta adanya warna tasawuf pada aliran Islam yang berkembang di Indonesia.

  1. Teori Persia

Teori Persia dicetuskan dan didukung oleh Umar Amir Husen dan Hoesein Djajadiningrat.  Dikatakan bahwa Islam yang masuk di Indonesia pada abad ke 9 Masehi adalah Islam yang dibawa kaum Syiah (Persia).

Makam Raja Perlak Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abdul Aziz Syah.jpg

Komplek Makam Raja Perlak, Sultan Alaiddin Syed Maulana Abdul Aziz Shah beraliran Islam Syiah.

Teori ini didukung bukti pembenaran di antaranya ; Kesamaan budaya Islam Persia dan Islam Nusantara (kecintaan pada Keluarga Nabi, Peringatan Asyura, Peringatan Tabut, dll), Kesamaan ajaran Sufi, Penggunaan istilah persia untuk mengeja huruf Arab, kesamaan seni kaligrafi pada beberapa batu nisan, serta bukti lainnya dalam kerajaan Perlak I (Aceh Timur). Sultan Pertama Perlak, Sultan Alaiddin Syed Maulana Abdul Aziz Shah beraliran Islam Syiah. http://teraserwin.blogspot.co.id/2014/04/perlak–syiah-pertama-di-dunia.html

  1. Teori China

Teori ini didasari pada beberapa bukti yaitu fakta adanya perpindahan orang-orang muslim China dari Canton ke Asia Tenggara, khususnya Palembang pada abad ke 879 M; adanya masjid tua beraksitektur China di Jawa; raja pertama Demak yang berasal dari keturunan China (Raden Patah); gelar raja-raja demak yang ditulis menggunakan istilah China; serta catatan China yang menyatakan bahwa pelabuhan-pelabuhan di Nusantara pertama kali diduduki oleh para pedagang China.

  1. Teori Maritim
Makam Tua di Barus.jpg

Makam Tua Mahligai Barus

Teori Maritim pertama kali dicetuskan sejarawan asal Pakistan, N.A. Baloch. Teori ini menyatakan bahwa penyebaran Islam di Nusantara tidak bisa dilepaskan dari kemampuan umat Islam dalam menjelajah samudera. Tidak dijelaskan darimana asal Islam yang berkembang di Indonesia, yang jelas menurut teori ini, masuknya Islam di Indonesia terjadi di sekitar abad ke 7 Masehi.

  1. Teori Arab atau Teori Makkah

Teori Arab atau Teori Makkah menyatakan bahwa proses masuknya Islam di Indonesia berlangsung saat abad ke 7 Masehi. Islam dibawa para musafir Arab yang memiliki semangat untuk menyebarkan Islam ke seluruh belahan dunia. Tokoh yang mendukung teori ini adalah Van Leur, Anthony H. Johns, T.W Arnold, dan Buya Hamka.

Makam Tua Barus Syech Rukunuddin.jpg

Makam Tua Syech Rukunuddin (Barus)

Teori ini dibuktikan dengan adanya perkampungan Barus dimana ditemukannya makam Syekh Rukunuddin yang wafat pada tahun 672 Masehi atau 48 Hijriah. Makam tersebut terdapat di kompleks Makam Mahligai di Barus.

Ada seminar beberapa kali tentang hal ini, bahkan tempat itu diklaim sebagai “Titik Nol” masuknya Islam di Indonesia. Walaupun banyak yang membantahnya dan dianggap kurang didukung fakta dan menyalahi data-data sejarah lainnya.

Menimbang Beberapa Teori

Dari 5 Teori itu, maka teori ke 3 dan 4 cukup lemah dan tidak banyak dipakai. Yang cukup kuat adalah teori 1, 2 serta 5. Walaupun sekarang teori 5 yang cenderung didengung-dengungkan. Tetapi menurut saya ada beberapa kelamahan teori Makkah (5) antara lain.

  1. Bukti Arkeologis yang disampaikan adalah Makam Syech Rukunuddin. Nama Syech Rukunuddin ini bukan nama-nama Arab (Makkah) atau nama-nama sahabat. Ini justru terlihat nama-nama Gujarat atau Persia. Disamping itu tulisan serta disainnya adalah disain Arab-Persia.
  2. Time line waktunya tidak jelas sebab pada batu nisan hanya tertulis dengan aksara Arab-Persia yang artinya: “Wafat dalam usia 102 tahun, 2 bulan, dan 22 hari pada tahun Ha-Mim”. H dan M inilah lalu diotak-atik menjadi 48 Hijriyah. http://www.hikmapedia.com/2016/12/catatan-ringkas-kritis-seputar-batu.html

    Ini jelas terlalu dekat dengan masa kenabian Muhammad. Ia menyebarkan Islam dan meninggal serta dimakamkan di Indonesia pada 48 Hijriyah. Artinya kalau dia berlayar dan sampai di Indonesia serta tinggal di Indonesia kurang lebih 30 tahun. Maka bisa jadi mereka berangkat sebelum Islam ada.

  3. Orang-orang Arab tidak berlayar seperti itu. Kalaupun berlayar mereka akan mengikuti rute-rute perjalanan darat/air.
  4. Barus itu di Tapanuli bukan di Samudra Pasai, Aceh atau Malaka yang jadi tempat datang dan perginya para pelayar, pedagang dan lain sebagainya.

Sejauh ini, belum ada sumber-sumber yang menyebutkan sudah ada Islam di sana lebih awal daripada Pasai dan Perlak. Kita ketahui bahwa ada dua jalan antara Cina dan Arab, pertama jalan darat dan kedua jalan laut. Jalan laut ini, baik menurut cerita maupun menurut peta-peta yang ditinggalkan oleh penulis-penulis sejarah yang lampau dari bangsa Arab atau bangsa Barat, selalu melalui Sumatera Utara dan Sumatera Timur atau melalui selat Malaka, belum pernah diceritakan bahwa ada pelayaran orang Arab melalui sebelah Barat pulau Sumatera. Pelayaran sebelah barat Pulau Sumatera ini baru dimulai oleh orang Arab, sesudah Portugis menduduki Malaka tahun 1511 M dan bermusuhan dengan orang Arab itu, yang terpaksa mengambil jalan dari Cina ke Arab melalui pesisir barat pulau Sumatera.

Data sejarah yang umum diterima di Indonesia adalah Islam masuk ke Indonesia lewat Gujarat dan Persia. Kalau melihat tahunnya, maka abad ke 9M lebih masuk akal daripada abad ke 13 baru masuk Indonesia.

Pertanyaan :
Apa makna Islam masuk di Indonesia? Apakah ada seorang datang ke Indonesia. Misalnya cerita bahwa ada utusan zaman Usman bin Affan sudah masuk ke Cina. Atau mungkin ada perkuburan atau perkampungan Islam di daerah tertentu? Atau adanya kerajaan Islam di tempat tertentu atau tersebarnya budaya Islam diwilayah-wilayah tertentu? Sekali lagi pertanyaan ini penting diuraikan dengan baik sehingga kesimpangsiuran data serta bukti-bukti akan mudah dijelaskan, diterima dan dianggap valid atau tidak.

Data-data lainnya :

https://kisah-tertulis.blogspot.co.id/2017/04/kerajaan-perlak-jadi-saksi-perseteruan.html
https://www.altanwir.net/buletin/-awal-masuknya-islam-mazhab-syiah-ke-indonesia-dr-nurbaiti-mpd
https://historynusantara.com/bukti-awal-mula-masuknya-islam-di-nusantara/

 

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang, sekarang studi lanjut di Department Psychology. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.
Pos ini dipublikasikan di Lain-lain dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s