TERORIS : EVIL and HERO

Zimbardo Peneliti Penjara dan Teroris.jpg

Philip Zimbardo : Teroris Evil And Hero

17 Tahap Manusia Menjadi Radikal/Ekstrem dan Teroris.

Bagaimana anak-anak yang awalnya ramah, baik, cerdas dan biasa-biasa saja. Dalam perkembangan waktu mereka menjadi radikal, ektrem bahkan melakukan aksi-aksi kekerasan “Bom Bunuh Diri” dan Teriorisme.

Banyak penelitian-penelitian yang membicarakan itu, mulai dari pendekatan sosial, Psikologis juga Psiko-Sosial dan Neurosain. Penelitian-penelitian menyangkut rekayasa otak, perilaku dan bagaimana membuat orang-orang menjadi patuh total dan dapat digerakkan menjadi apapun yang diinginkan, sudah banyak dilakukan bahkan dieksperimenkan.

Penelitian Zombardano yang kontroversial (P. Zimbardo, “A Situationist Perspective on the Psychology of Evil”. 2004, dalam A. Miller (ed), The Social Psychology of Good and Evil, New York : Guilford) dan ratusan pelatihan-pelatihan serta uji coba banyak dilakukan di penjara-penjara seperti di Abu Ghuraib, Guantanamo dll.

Baca : Belajar Analisa Tentang Perilaku Terorisme 

Hasil penelitian diatas, dan faktor-faktor lain, menunjukkan bahwa ada dua faktor signifikan dalam menentukan moralitas seseorang yaitu;

1) Persetujuan kelompok atau atasan (mentor, guru, orang tua termasuk atasan) untuk menyingkirkan penolakan dan keraguan pribadi. Juga

2) Kuat atau lemahnya keyakinan seseorang.
Dari ratusan penelitian dan uji coba, maka ada tahap-tahap yang bisa dilakukan untuk membuat orang-orang menjadi yakin dan menjadi Radikal bahkan Teroris yaitu;
1) Bangun serangkaian ideal dan keyakinan yang dengan licin menunjukkan kehebatan konsep/ diri anda diatas orang lain. (Agama, Marxis, Komunis bahkan Demokratis atau Liberal). Tatanan dunia ideal, Islami, Surga, Kebersamaan, Keadilan yang merata didunia dll.
2) Sediakan pembenaran logis untuk menjalankan keyakinan-keyakinan anda. (Wajib ada argumentasi yang tertata, dalil, ayat, bukti-bukti dll).

Baca : LOGIKA BERBAHAYA KAUM RADIKAL

3) Tetapkan perilaku-perilaku yang didefinisikan dengan jelas, yang harus didukung oleh kelompok. (ritual/ibadah, pakaian, kebebasan buat kelompok liberal dll).
4) Perkuat langkah 1, 2 dan 3 sesering mungkin lewat diskusi dan materi tertulis hingga semuanya menjadi keyakinan utama.
Teroris dan Penjara.jpg

Teroris : Evil and Hero (17 Tahapan Menjadi Radikal dan Teroris)

5) Rekrut anggota yang secara perjanjian sepakat dengan langkah-langkah diatas – ini memperkuat rasa kewajiban terhadap kelompok dan pemimpinnya. (Disini berlaku baiat, sumpah kesetiaan, solidaritas kelompok dll).

6) Pilih juru bicara kharismatik untuk mempromosikan kelompok anda dan memperkuat keyakinan-keyakinan anda. (Harus ada yang mampu berbicara dengan baik dan memotivasi serta memperteguh keyakinan-keyakinan itu. Baik Marxis, Komunis, Agama dll).
7) Buat rentang hukum bagi mereka yang tidak patuh. (Hukuman kelompok wajib diberikan, bahkan dibunuh bila melanggar sumpah kesetiaan, sumpah/baiah kelompok, dikucilkan dst).

Baca : PISAHKAN AGAMA DENGAN ILMU PENGETAHUAN (Nalar Agama dan Pendidikan Kita)

8) Tekankan pentingnya kepatuhan dan hukuman untuk membantu anggota mendambakan ideal-ideal anda.
9) Tegaskan bahwa setiap anggota hendaknya mencari anggota baru untuk bergabung dengan kelompok itu. (Kerja-kerja, Dakwah, Jihad, dst. Sehingga mereka makin yakin….tidak banyak melakukan diskusi apa yang dimiliki. Praktek di lapangan….).
10) Adakan hukuman berat bagi mereka yang mungkin ingin keluar dari kelompok.
11) Batasi perspektif alternatif dan komunikasi antar anggota kelompok. (Kesamaan pandangan, peneguhan-peneguhan mesti dilakukan, bukan mempertanyakan, bukan melihat perspektif dengan banyak komunikasi dengan yang lain/kelompok lain).
12) Hindari, sebisa mungkin, hubungan dengan orang-orang diluar kelompok anda. (Makanya biasanya mereka orang-orang tertutup).

Baca : GARIS BELAH DAN DEFINISI : APA & SIAPA ‘RADIKAL’

13) Kenali kelompok yang bertentangan dengan keyakinan dan ideal Kelompok. (Ini agar anasir-anasir yang melemahkan keyakinan, baik buku-bukunya, informasi medsos, baik orang-orang-nya tidak boleh berkomunikasi dengannya).
14) Abaikan dan remehkan mereka yang bukan anggota kelompok anda. (Mereka itu Komunis, Atheis. Mereka itu Liberal-Kafir, Mereka itu…..mereka itu dst).
15) Secara bertahap tingkatkan kebencian dan serangan terhadap orang-orang diluar kelompok.
16) Ketika berhadapan dengan “musuh” ciptakan rasa anonimitas dengan a) Jangan menyebut nama korban anda, b) Beri julukan mengesankan untuk anggota-anggota aktif kelompok anda. (Ada nama asli ada nama dalam kelompok).
17) Terakhir, Singkirkan musuh anda.
Dengan melalui tahapan-tahapan itu maka seorang yang biasa-biasa saja dapat berubah menjadi radikal, ektrem bahkan teroris dengan melakukan hal-hal yang sangat keji, perilaku setan (evil) tetapi dirinya merasa syahid, merasa melakukan kebaikan seperti layaknya pahlawan (Hero).
Pendidikan sangat menentukan disini….
Mulai didikan orang tua, sekolah, small group/kelompok pengajian, gank-gank, organisasi dll, juga perkawanan.
Ini tanggungjawab kita bersama,
# Orang Tua (Memantau pandangan, perilaku dan gelagat-gelagat perubahan sikap dan tingkah laku anak-nya),
# Pendidik (memberikan penyadaran akan plurlitas, sikap moderat bukan malah menjadi mentor serta pengarah sikap dan tindakan radikal/ekstren), juga
# Sekolah (melihat bagaimana Rohisnya, siapa mentornya, apalagi kalau dari luar, bagaimana sikap dan perilaku anak-anak disana) serta
# Masyarakat (tidak memberikan support, bantuan baik pada orang, ustad atau kelompok-kelompok ekstrem, memberikan tempat, mengisi pengajian dst…..dimasjid-masjid atau tempat lainnya). dan
# Pemerintah (deradikalisai kampus dan lembaga pendidikan, menindak PNS dan Guru yang bersikap dan pro atau terlibat dalam organisasi terlarang dan radikal/ekstrem). Dengan porsi masing-masing.
Bagaimana menurut anda?
Muhammad Alwi MM, S.Psi (Peminat Filsafat, Psikologi Pendikan dan Agama).

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang, sekarang studi lanjut di Department Psychology. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.
Pos ini dipublikasikan di Psikologi dan Pendidikan dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s