Masa Depan dan Pengembangan Karakter (K-Mh : 2)

Mahabharata Basudewa Krisna

Basudewa Krisna dalam Perang Bharatayudha

Dalam hidup kita sebagai orang tua memiliki banyak harapan pada anak-anak kita, walaupun Khalil Gibran mengatakan “Anakmu bukanlah Anak-mu”. Salah satu hal yang pasti dilakukan oleh orang tua adalah selalu mencoba mengisi kehidupan anak-anak itu dengan kebahagiaan. Itu adalah kewajiban utama bagi semua orang tua.

Anak yang kita hadirkan dalam dunia ini dan tindakan mereka sebenarnya akan memberi kita dan menunjukkan sebuah identitas diri kita sendiri di dalam dunia ini. Dengan kata lain anak-anak kita adalah cerminan diri kita.

Hal apa lagi yang lebih bernilai didunia ini dari pada memikirkan masa depan mereka?

Tetapi, kebahagiaan dan keamanan serta jaminan hidup, bukanlah hal yang telah dicapai bagi seorang manusia? Baik atau buruknya nilai yang telah ditanamkan oleh para orang tua, memadai atau tidak memadainya pelajaran yang diajarkan oleh mereka, itu adalah nilai-nilai dasar dari semua amal perbuatan? Kedepan bagi sang anak dan nilai-nilai tersendiri bagi para orang tua.

Idealisme dan pembelajaran akan mengembangkan karakter seorang manusia, lni berarti, cara para orang tua mengembangkan karakter anak anaknya. Haruslah sama untuk masa depannya dan itu mirip seperti yang telah mereka ajarkan.

Kebanyakan orang tua yang ingin bisa menjamin masa depan anak-anak mereka, lupa untuk meningkatkan dan mengembangkan karakter mereka. Para orang tua yang terlalu khawatir tentang masa depan anak-anak mereka, mereka tidak pernah mendapat manfaat dari hal itu.

Tapi para orang tua yang tidak mengkhawartirkan tentang masa depan anak anak mereka, Tetapi lebih memperhatikan tentang mengembangkan karakter anak anak mereka, seluruh dunia akan memuji anak anak seperti itu.

KarakterDalam duia pendidikan sebenarnya itu secara teknis terurai dalam kata “Sukses dan Bahagia:, atau Karakter dan Kompetensi. Mencapai sukses (achievable) maka sibuk dengan mengembangkan hal-hal yang berbau, “apa kerjanya nanti”, kompetensi apa yang layak dan mesti dimiliki untuk abad 21, kemampuan IT dan lain sebagainya. Sementara Bahagia atau mengembangkan Karakter, mengacu dan sibuk mengembangkan hal-hal seperti ; disiplin diri, tenggang rasa, tanggung jawab, percaya diri dan lain-lain.

Bila disiplin diri, rasa tanggungjawab, ketahanbantingan (resillience), motivasi, kerjasama, berbagi dan hal lainnya sudah tertanam dalam diri anak-anak kita, maka meraih kopetensi Matematika, Sain,

Baca : https://pendidikanpositif.com/2018/11/18/seri-tulisan-pendidikan-positif-1/
https://pendidikanpositif.com/2018/11/18/%EF%BB%BFseri-tulisan-pendidikan-positif-2/
https://pendidikanpositif.com/2018/11/19/seri-tulisan-pendidikan-positif-3/

Foto Rekreasi JKT OkeMuhammad Alwi, S.Psi, MM. Guru, Mantan Kepala Sekolah, Konsultan Pendidikan, Penggiat Pendidikan Positif. Peminat studi Filsafat, Agama, Psikologi dan Pendidikan. Penulis buka, “Belajar Menjadi Bahagia dan Sukses Sejati (Elexmedia, Kompas-Gramedia, 2011), “Anak Sukses dan Bahagia dengan Pendidikan Positif” (NouraBook, 2014).

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang, sekarang studi lanjut di Department Psychology. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.
Pos ini dipublikasikan di Filsafat dan Agama, Pendidikan Psikologi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s