Tulisan Tentang Karakter (Mh – 1)

MENGAMBIL PELAJARAN DARI CERITA EPIC, MITOS DAN LEGENDA?

Basudewa Krisna

Basudewa Krisna

Keinginan, harapan, pengharapan, ambisi, adalah kekuatan penggerak dari seluruh manusia. Benarkan?

Jika manusia menanyakan identitas kita jawab? Apa yang akan kita? Pernahkan kita memikirkan itu.

Kita akan segera menyadari, bahwa semua keinginan akan menentukan hidup kita. Keberhasilan setelah mencapai sesuatu atau kegagalan setelah tidak mencapai sesuatu, itu menggambarkan identitas diri kita. (Baca : Akar Kebencian dan Politik Identitas).

Banyak orang hidup sekarat untuk mendapatkan sesuatu. Tapi keingian mereka tidak pernah mati. keingian membuat mereka terus berlari. Fatamorgana seolah-olah mengejar mereka

Tapi dari dari keinginan ini, memancarlah, hiduplah cahaya pengetahuan. Bagaimana?

Saat keinginan tidak terpenuhi mereka akan hancur… Di saat yang sama pengetahuan datang dalam hati manusia. (Baca : Definis Politik Identitas )

Cerita Mahabarata (Kata Krisna dan banyak cerita lainnya, seperti cerita Karbala-Husein), bukan pertarungan keinginan. Ini bukan cerita dari pembunuhan massal yang mengerikan yang lahir dari ambisi. Cerita ini (bila kita mampu mengambil pelajaran darinya-pen) adalah tentang pengetahuan yang muncul dari keinginan semata, kata Basudewa Khrisna, dalam Mahabharata.
_________
Identitas sebenarnya tidak sekadar nama, orang tua, lahir, kuliah dst. Tetapi peristiwa kesuksesan dan kegagalan dalam hidup itulah identitasmu (dilihat oleh dirimu sendiri, optimisme, percaya diri, self efficacy dll, termasuk kepribadian), juga oleh orang lain (teman-mu akan kau tahu, saat kau dalam kegagalanmu, kau sendirian atau masih punya banyak orang).

Foto Ana Jakarta OkeMuhammad Alwi, S.Psi, MM. Guru, Mantan Kepala Sekolah, Konsultan Pendidikan, Penggiat Pendidikan Positif. Peminat studi Filsafat, Agama, Psikologi dan Pendidikan.
Penulis buka, “Belajar Menjadi Bahagia dan Sukses Sejati (Elexmedia, Kompas-Gramedia, 2011), “Anak Sukses dan Bahagia dengan Pendidikan Positif” (NouraBook, 2014).

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang, sekarang studi lanjut di Department Psychology. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.
Pos ini dipublikasikan di Filsafat dan Agama, Psikologi dan Pendidikan dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s