Kepemimpinan Fungsional dan Kepribadian Kelompok

Foto GoogleDalam sebuah organisasi, maka pasti ada orang-orang atau individu, kelompok dan tujuan atau sasaran yang ingin dicapai. Karenanya dalam organisasi atau kelompok, walaupun tiap-tiap kelompok/organisasi akan berbeda-beda isinya, tetapi mereka pasti memiliki 3 kebutuhan yaitu; 1) Kebutuhan merampungkan tugas bersama, 2) kebutuhan mempertahankan kesatuan sosial yang kompak (disini biasa disebut kebutuhan pemeliharaan tim) dan 3) Kebutuhan Individu-individu. Katiga ini saling berinteraksi, bila kebutuhan individu terpuaskan, maka mereka akan termotivasi, dan kemungkinan berhubungan dengan kemampuan merampungkan tugas, dan semangat untuk kesatuan team. Bila tugas-tugas tercapai, team berprestasi itu akan mengangkat hargat individu-individu dan motivasi untuk mempertahankan team.

Bila team gagal melaksanakan tugas akan mengurangi kepuasan anggota, kurangnya keharmonisan kelompok akan mempengaruhi prestasi kerja dan juga kebutuhan individu). Kebutuhan-kebutuhan itu mengikuti Khirarki Maslow (mulai dari Kebutuhan Fisik, Keamanan, Social, Penghargaan dan Aktualisasi Diri). Bila team sering kompak dan mencapai prestasi, akan muncul perasaan “kita”. Demikian juga bila individu-individu kebutuhannya diperhatikan, dan merasa dapat memberikan kontribusi yang nyta dan bermanfaat bagi tugas kelompok akan cenderung memberikan hasil yang lebih baik bagi kedua wilayah yang lainnya.

Kepemimpinan FungsionalUntuk memenuhi dan mengorkestra ke 3 kebutuhan diatas inilah Kepemimpinan-Fungsional sangat dibutuhkan. Terlaksananya fungsi-fungsi yang akan menggerakkan ke 3 hal diatas menjadi tanggung-jawab Kepemimpinan, walaupun bukan berarti dia sendiri yang harus mengerjakannya. Antara pemberian TUGAS dan PEMELIHARAAN TIM sering menjadikan dikotomi, yang apabila tidak tertangani dengan baik, akan mengacaukan yang lainnya. Nilai ketiganya saling tumpang-tindih, dan disinilah essensi KEPEMIMPINAN. Disinilah fungsi Kepemimpinan diletakkan dan hasil kerjanya akan tanpak dalam mengorkestra ke 3 hal diatas.

Tugas Kepemimpinan mulai dari 1) Perencanaan (Mencari informasi yang tesedia, mendefinisikan tugas, maksud dan tujuan kelompok, dan membuat rencana yang dapat terlaksana. 2) Pemrakarsa (memberikan pengarahan kelompok mengenai sasaran dan rencananya menjelaskan mengapa rencana itu adalah hal penting dan relevan, membagi tugas, menentapkan standart kelompok), 3) Pengendalian (Memeilihara standart kelompok, mengatur tempo, memastikan arah tindakan menuju tercapainya tujuan, menjaga relevansi diskusi, mendorong kelompok mengambil tindakan/keputusan) 4) Pendukungan (memuji, mengakui kontribusi orang atau team, memberikan semangat, mendidiplinkan kelompok, menciptakan semangat team, meredakan ketegangan dengan humor dan rekreasi, merukunkan perselisihan atau melakukan penyelidikan. 5) Penginformasian (Memperjelas tugas dan rencana, memberi tambahan informasi baru, seperti menggali informasi dari kelompok, melibatkan mereka), 5) Pengevaluasian (Mengevaluasi kelayakan gagasan, menguji konsekuensi yang diusulkan, mengevaluasi prestasi kelompok, membantu kelompok mengevaluasi prestasi mereka sendiri berdasarkan standart.

Kepemimpinan Fungsional 3

Kontinum Kepemimpinan : R. Tannenbaum dan W. H. Schmidt

Salah satu tugas penting pemimpin adalah berbagi dan membuat keputusan, dimana intisari dari membuat keputusan adalah PENETAPAN SASARAN DAN PERENCANAAN. Dalam hubungan pembuatan keputusan apakah akan melibatkan tim atau pemimpin langsung membuat keputusan, terdapat kontinum yang cukup luas. R. Tannenbaum dan W. H. Schmidt, menggambarkan itu dengan sangat baik (lihat gambar dibawah). Ini semua tergantung SITUASI (Khususnya karakteristik tugas dan waktu yang tersedia untuk keputusan itu. Sebagai contoh: pemimpin pemadam kebakaran, militer, awak maskapai penerbangan, polisi dll, akan berbeda secara umum dengan perusahaan jasa, sekolah atau lainnya), dan faktor KELOMPOK (khususnya sikap, pengetahuan dan pengalaman para anggota). Dan mungkin ada yang lain tetapi tidak bisa dengan jelas seperti kedua diatas adalah kepribadian pemimpin atau sistem nilai dan filsafat organisasi.

Jadi boleh dikatakan PEMIMPIN adalah orang yang memiliki kualitas kepribadian dan watak tertentu, yang sesuai dengan situasi umum, didukung pengetahuan teknis dan pengalaman yang relevan, yang mampu menyediakan fungsi yang diperlukan untuk menuntun kelompok mencapai tujuan, serta pada waktu yang sama memelihara dan membangun persatuan tim; semua dilakukan berdasarkan rasio dan proporsi yang tepat dengan bantuan anggota team yang lain.

Dengan menyelidiki, memberikan waktu yang cukup dalam melihat ke 3 komponen organisasi yaitu Individu, kebutuhannya, tipe kepribadiannya, sampai dimana tingkat kebutuhannya (dalam Khirarki Maslow), Melihat Team yang ada dan terbentuk serta menghubungkan itu dengan efisiensi dan efektivitas tugas, adalah intisari dari tugas dan kepampuan fungsional seorang pemimpin.

Dr. Muhammad Alwi, SE, S.Psi, MM
Analisis Type Kepribadian, Karyawan, serta Coach dan Triner, “Team Work & Success Carrier”. Penulis : Belajar Menjadi Sukses dan Bahagia, Implementasi Multiple Intelligence (Elexmedia, Kompas-Gramedia, 2011). dan Anak Cerdas dan Bahagia dengan Pendidikan Positif (NouraBook, 2014).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Riwayat Pendidikan : S1 : Manajemen dan Psikologi. S2 : Manajemen Human Resource, Univ Brawijaya Malang S3 : Manajemen Pendidikan Univ Negeri Malang. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s