Arsip Penulis: pendidikan positif

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang, sekarang studi lanjut di Department Psychology. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.

Sekolah Generasi ke-3 : Sekolah dan Pendidikan “Positif”.

Pendidikan adalah upaya menjadikan manusia sukses sekaligus bahagia. Maka untuk mempermudah meraihnya, lalkukan yang merupakan kekhasan diri anda, fokus ditempatnya, maknai serta hubungkan dengan entitas yang lebih besar, apapun hasilnya. Pendidikan selalu mengandaikan Filsafat Manusia atau pandangan dunia bagaimana manusia … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Bahaya Pendidikan dan Siapa Guru-mu?

“Berilah kasih sayangmu (padanya, anak-murid, siswa dst: pen), tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,… jiwa mereka adalah penghuni masa depan yang tiada dapat kau kunjungi sekalipun dalam mimpi… sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau ” (Aforisma, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Problem Pendidikan Karakter dan Implementasi di Kelas?

Kalau kita melihat definisi pendidikan sebagaimana termaktub dalam UU No. 20 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS, maka dikatakan Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Orang Tua, Masa Depan dan Pendidikan Karakter Anak Kita (Mh-20)

Orang tua akan selalu mendoakan kebaikan untuk anaknya. Mereka khawatir akan masa depan anak-anaknya. Karena itu orang tua selalu berusaha memutuskan apa yang mesti ditempuh, masa depan anak-anaknya, daripada mereka jalan sendiri. Lihat Masa Depan dan Pengembangan Karakter (K-Mh : 2) … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Masa Depan dan Pengembangan Karakter (K-Mh : 2)

Dalam hidup kita sebagai orang tua memiliki banyak harapan pada anak-anak kita, walaupun Khalil Gibran mengatakan “Anakmu bukanlah Anak-mu”. Salah satu hal yang pasti dilakukan oleh orang tua adalah selalu mencoba mengisi kehidupan anak-anak itu dengan kebahagiaan. Itu adalah kewajiban … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Pendidikan Psikologi | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Tulisan Tentang Karakter (Mh – 1)

MENGAMBIL PELAJARAN DARI CERITA EPIC, MITOS DAN LEGENDA? Keinginan, harapan, pengharapan, ambisi, adalah kekuatan penggerak dari seluruh manusia. Benarkan? Jika manusia menanyakan identitas kita jawab? Apa yang akan kita? Pernahkan kita memikirkan itu. Kita akan segera menyadari, bahwa semua keinginan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Fungsionalitas Seorang Guru (11)

Dan barangsiapa menghidupkan seorang manusia maka dia seolah-olah telah menghidupkan manusia semuanya” (QS. Al Maidah : 32). Berdasarkan tafsir yang diambil dari Iman Jakfar Shodiq (dalam buku: Husain Madzahiri, Jihad an Nafs), dikatakan bahwa menghidupkan dalam ayat diatas adalah mengajarkan, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar