Arsip Penulis: pendidikan positif

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang, sekarang studi lanjut di Department Psychology. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.

The Death of Truth dan Narasi Kebohongan Media Sosial

Tahun 2017, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerima penghargaan Lie of the Year 2017. Adalah Politifact, organisasi nirlaba non-partisan di AS yang memberikan penghargaan satir tersebut. Penghargaan untuk Trump diberikan atas pernyataannya yang dianggap sebagai kebohongan terbesar di tahun … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Perjuangan Imam Husein dalam Sorotan Kontruktivisme Pendidikan

A. Pendahuluan Hari-hari ini adalah bulan Muharram, bulan Suro, dimana pada bulan ini diperingati sebagai “Bulan Kesedihan”, bulan terbunuhnya dengan cara yang sangat tragis, cucu Nabi saw bernama Husein bin Ali bin Abi Thalib. Pada bulan-bulan ini diyakini kita ‘dilarang’ … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Pendidikan Psikologi | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

TOA, Penistaan Agama dan Pasal Penistaan Agama?

Di Indonesia Pasal tentang Penistaan-Agama beberapa kali dijudicial riview agar dihapus atau diganti, tetapi sekian kalinya pun upaya-upaya itu mental di MK dan dimentahkan oleh para pakar disana. Ada beberapa alasan yang mungkin sebagiannya masuk akal tetapi sebagiannya bisa kita … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Akar Kebencian dan Politik Identitas

“Apakah menentukan pilihan politik berdasarkan kesamaan agama, ras, atau jenis kelamin, itu salah?” Pertanyaan tersebut bakal memancing debat tak berkesudahan di tengah tensi politik di Indonesia yang menghangat beberapa tahun belakangan. Baca : Definis Politik Identitas Dari seratusan lebih peserta diskusi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , | Meninggalkan komentar

Definis Politik Identitas

Politik Identitas adalah upaya politisasi identitas bersama atau perasaan ‘kekitaan’ yang menjadi basis utama perekat kolektivitas kelompok. Identitas dipolitisasi melalui interpretasi secara ekstrim, yang bertujuan untuk mendapat dukungan dari orang-orang yang merasa ‘sama’, baik secara ras, etnisitas, agama, maupun elemen … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Paradox : 10 Tanda Kehancuran Bangsa Dan Saya Ingin Bangga Menjadi Indonesia?

TRUST didefinisiakn oleh Fukuyama sebagai harapan-harapan terhadap keteraturan, kejujuran dan perilaku kooperatif yang muncul dari dalam komunitas yang didasarkan pada norma-norma yang dianut bersama oleh anggota komunitas itu. Mengapa akhir-akhir ini seakan sulit kalau kita ingin bangga menjadi bangsa ini. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Lain-lain, Uncategorized | Tag , | Meninggalkan komentar

Belajar Politik Persatuan dan Kesatuan dari Film “Hero” (Jet Li)..

Saya termasuk orang yang hobi nonton film. Beberapa film kolosal dan berseri panjang kadang saya habiskan, baik itu film Cina, India, Film-film Islam, Drama Korea dst. Termasuk dengan durasi-durasi panjang 50 sampai 60an. Saya awalnya melihat film Hero (yang dibintangi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , | Meninggalkan komentar