Arsip Penulis: pendidikan positif

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Riwayat Pendidikan : S1 : Manajemen dan Psikologi. S2 : Manajemen Human Resource, Univ Brawijaya Malang S3 : Manajemen Pendidikan Univ Negeri Malang. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.

Sekolah Efektif

Pembahasan dan diskusi tentang sekolah efektif terjadi bukan secara tiba-tiba. Pada awalnya penelitian Coleman (1966, dalam Downwr, 1991), menghasilkan kesimpulan bahwa latar belakang keluarga dan sosial ekonomi adalah penentu utama pencapaian dan prestasi siswa disekolah. Demikian juga Christopher Jencks (1972, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , | Meninggalkan komentar

10 Prinsip Guru Ideal dan Efektif

Dalam Sekolah dan Lembaga Pendidikan,  2 dua faktor utama keberhasilannya yaitu bagaimana Gurun-ya dan bagaimana Siswa-nya. Guru memahami konsep inti dari pendidikan, bahan dan alat pembelajaran, disiplin serta mampu menciptakan pengalaman belajar yang menjadikan materi pelajaran menjadi bermakna bagi siswa. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , | Meninggalkan komentar

“KAFIR” DALAM PENDIDIKAN?

Kau guru, orang tua serta lainnya…. Kau Yakin Bahwa makna kafir adalah mengingkari apa yang kau yakini sendiri bahwa itu benar, baik tetapi kau tolak, lawan, kau abaikan, dan kau biarkan. Bukankah kau banyak melakukan kekafiran kalau seperti itu? Kau … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , , | Meninggalkan komentar

Kafir, Hubungan Antar Agama dan negara, Menurut NU dan Muhammadiyah?

Sebelum membahas tentang KAFIR, kita mesti sadar hubungan antara Agama dan Negara di NKRI. Sebab tanpa itu, maka akan sulit memahami usulan dari kiayi-kiayi NU tentang “tidak menyebut kata kafir” untuk Non-Muslim. Apa itu makna kata Kafir dalam perbincangan Teologi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Ulama ‘Cemen’, 4D dan Ateisme Yang Berpendar?

Saya selalu percaya dan mengatakan, tidak ada orang yang Ateis, yang ada adalah gagah-gagahan atau mereka tidak percaya Agama dan Tuhan versi agama-agama. Banyak orang konon seperti, fisikawan Einstein, John Higs, Stephen Hawking, Immanuel Kant, itu adalah orang-orang ber-Tuhan tetapi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Uncategorized | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Sofis, Skeptisisme dan Filsafat

Nama Filsafat atau Philosophus, pencinta kebijaksanaan diberikan oleh manusia bernama Socrates karena kerendahan hatinya. Diceritakan dalam buku-buku filsafat bahwa awalnya pada abad ke-5 sebelum masehi, ada sekelompok sarjana di Yunani yang disebut Sofis (Orang berilmu, bijak tetapi dengan perangai yang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Agama Tingkat 1 dan Agama Tingkat 2

Diceritakan “Suatu hari seorang ulama berkunjung ke rumah seorang kakek renta yang telah banyak berkorban untuk Islam dijalan Allah. Setelah berbincang-bincang panjang lebar, saya meminta izin untuk berwudhu dan menanyakan kamar mandi untuk berwudhu. “Maaf tuan, tempat berwudhu disebelah mana … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Lain-lain | Tag , , , | 1 Komentar