FRANZ MAGNIS : PENISTAAN AGAMA DAN “KEBODOHAN” EGGY SUDJANA??

Franz Magnis

Franz Magnis Suseno : Pakar Filsafat

Saya awalnya tidak tertarik dengan berita ucapan Eggy Sudjana yang berhubungan dengan penistaan agama. Walaupun saya tahu itu tidak pantas, tetapi juga tidak perlu sampai dilaporkan kepolisi dst, yang dapat dikenakan pasal-karet “Penistaan Agama”. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , , | Meninggalkan komentar

INTELEKTUAL BANGKIT MELAWAN RADIKALISME

Pertemuan Rektor di Bali.jpgMenarik pertemuan aksi kebangsaan di Bali. Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi ini diawali Focus Group Discussion (FGD) 1 dan 2 di Bali (80 Pimpinan Perguruan Tinggi). Aksi Kebangsaan ini dihadiri 3.000 Pimpinan Perguruan Tinggi. Dihadiri 432 Profesor, 1127 Doktor dan 2500 lebih Magister, dll.

Mereka menggelar focus group discussion (FGD) membahas cara mengantisipasi fenomena radikalisme dan terorisme. Kata mereka, Isu radikalisme dan terorisme di Indonesia tidak lagi hanya wacana. Tetapi sudah sampai pada tahap meresahkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pertemuan itu diharapkan mampu meredam kenyataan bahwa masyarakat Indonesia banyak (dalam jumlah skala besar) yang sangat mudah terprovokasi dan terpengaruh dengan paham dan ideologi terorisme dan radikalisme. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Pendidikan Psikologi | Tag , , | Meninggalkan komentar

“SURO” DAN SYIAH?

Pelajaran Penting : TIDAK HARUS MENJADI SYIAH UNTUK MENCINTAI AHLUL-BAIT”

Macan Ali 1.jpgPerigatan Suro dari kata Asyuro yang artinya hari ke 10. Tepatnya hari ke 10 dibulan Muharam. Dimana pada saat itu ada tragedi politik yang memilukan, Husein bin Ali (Cucu Rasul Muhammad saw, dari perkawinan Ali bin Abi Tholib dan Fatimah), beserta 17 saudaranya dibantai dengan cara yang mengerikan dan menyayat hati. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , , | Meninggalkan komentar

BELAJAR SEJARAH KEBENARAN dari Sufi-Besar Abad 20 (NIETZSCHE)

friedrich-nietzsche

NIETZSCHE

Akhir-akhir ini dinegeri kita tercinta, ada kekacauan dalam berita dan kebenaran. Saling klaim kebenaran (karena berfikir dogmatis), sehingga menyebabkan saling menyalahkan, benturan serius vis a vis walaupun bukan dalam bentuk fisik. Benturan wacana adalah awal serius benturan-benturan fisik.

Kita tahu dalam psikologi sosial secara sederhana bisa dikatakan, cara berfikir/wacana menghasilkan sikap, dan sikap menghasilkan konsep tindakan.

Cara berfikir Men-Dogmatis (yang itu terdiri dari KEPATUHAN BUTA, VISI MANIKEN dan MENOLAK PLURALITAS) sangat berbahaya. Daya tarik cara berfikir itu disebabkan oleh kepatuhan yang panjang. Kepatuhan yang melemahkan diakibatkan oleh wacana yang dibiarkan berlangsung lama tanpa perlawanan. Ini semua disebabkan memang wacana itu tidak membuka ruang bertanya dan menafikan suara kritis. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , | Meninggalkan komentar

TAKDIR “TEOLOGIS” DAN TAKDIR “SOSIAL” 

(Murthada Muttahari dan Pierre BourdIeu)

Muttahari.jpg

Ayatullah Murtadha Muttahari

Saat kita belajar tauhid dan teologi dipesantren. Maka kita seringkali membahas tentang Takdir. Dan ini adalah permasalahan yang cukup pelik, sehingga keluar banyak madzad dalam Islam seperti….Asyariyah, Maturidiyah, Mu’tazilah, Syiah dst.
Siapa yang menentukan perbuatan kita? Allah atau kita sendiri?? Mana yang hakiki/essensial dalam perbuatan dan mana yang hanya substansial/aradh atau sekadah mahiyyah?

PERBUATAN itu milik kita atau itu milik Allah….kalau itu milik Allah dan bukan milik kita…lalu bagaimana dengan surga-neraka, salah-benar, keadilah tuhan dst….?? Itu diskusi HPU (Himpunan pertanyaan-pertanyaan KUNO)..salah satu teman saya menyebutnya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

KEBODOHAN BERAROMA MAGIS

BODOH BERJAMAAH

BodohAbunawas berjalan di tengah pasar sambil menengadah melihat kedalam topinya. Orang banyak perhatikan ulah Abu Nawas itu dengan wajah heran. Apakah Abu Nawas telah gila ? Apalagi dia melihat kedalam topinya sambil tersenyum dan penuh bahagia. Salah seorang datang menghampiri Abunawas

” Wahai saudaraku, apa yang sedang kamu lihat di dalam topi itu? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Lain-lain | Meninggalkan komentar

MUSLIM vs MUKMIN dan MAL-PRAKTEK “USTAD”

Foto AnaDalam sebuah riwayat dikatakan, Rasulullah saw berkata: “Seorang muslim adalah bersaudara dengan sesama muslim lainnya.” (HR. Ibnu Majah).
Hadist ini tidak mengatakan…MUKMIN saudara MUKMIN lainnya mengapa?
Untuk menjadi seorang Muslim itu mudah, hanya perlu mengisi formulir pendaftaran….sedangkan MUKMIN itu anggota aktif, dengan berbagai syarat DAN Ketentuan berlaku……yang sangat bergradasi (Al Hujurat : 14-15). Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , | Meninggalkan komentar