Renungan : Kewajiban Melawan Ketidakadilan?

Husein - Karbala dan Ketidakadilan

Karbala dan Kewajiban Melawan Ketidakadilan

Ada sebuah kebenaran yang orang jarang lupakan orang…bahwa setiap partikel kehidupan merupakan bagian dari Yang Maha Kuasa. Itulah sebabnya, mengapa mereka selalu tetap terikat satu dengan yang lainnya.
Cara suatu bunga menyebarkan aromanya di seluruh ruangan dan sebuah benda yang busuk menyebarkan bau busuk di dalamnya, serupa dengan cara suka dan duka manusia dalam mempengaruhi seluruh dunia.

Kegembiraan seseorang membuat setiap orang merasakan sedikit banyak kesenangan, demikian juga kesedihan sesorang membuat setiap orang merasakan sedikit kedukaan (dalam buku Daniel Goleman, Emosional Intelligence dibahas ini, emosi postif dst). Dengan kata lain, kegembiraan dan kesedihan apakah keduanya serupa di dunia? Itulah ciptaan Yang Maha Kuasa. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Uncategorized | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Renungan ke-185 : Perjuangan, Keajaiban dan Mukjizat

Sayyidina Ali dan Benteng KhaibarRenungan :
Kita tahu bahwa banyak orang yang diberikan kelebihan oleh Tuhan, bahkan dianggap suci dan memiliki karamah atau mukjizat. Tetapi perlu disadari bahwa, setiap orang yang lahir dari rahim seorang wanita  terikat oleh aturan dari dunia fana, artinya dia tidak bisa lepas kelahiran, usia tua, penyakit dan kematian.

Ketika orang  dengan segenap ketulusan jiwa dan raganya untuk menghapus kejahatan dan membangun tatanan hidup yang baik dan benar. Ketika aib dan dosa dalam diri bisa diperangi…Maka Tuhanpun akan melakukan keajaiban untuk melindungi moralitas, untuk menetapkan kesejatiannya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Sekolah Generasi ke-3 : Sekolah dan Pendidikan “Positif”.

Definisi Pendidikan Muhammad AlwiPendidikan adalah upaya menjadikan manusia sukses sekaligus bahagia. Maka untuk mempermudah meraihnya, lalkukan yang merupakan kekhasan diri anda, fokus ditempatnya, maknai serta hubungkan dengan entitas yang lebih besar, apapun hasilnya.

Pendidikan selalu mengandaikan Filsafat Manusia atau pandangan dunia bagaimana manusia itu, bagaimana proses dan apa tujuan tujuan hidupnya. Psiko-Filosofis Manusia secara umum terdiri dari Tiga hal yaitu; 1) Manusia adalah Hewan Rasional, 2) Manusia adalah Makhluk sosial, 3) Manusia adalah Mahluk Pencari Makna, Makhluk Religious dst. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Bahaya Pendidikan dan Siapa Guru-mu?

Jeruk Apple

Pendidikan anara Kemasan dan isi

“Berilah kasih sayangmu (padanya, anak-murid, siswa dst: pen), tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,… jiwa mereka adalah penghuni masa depan yang tiada dapat kau kunjungi sekalipun dalam mimpi… sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau ” (Aforisma, Khalil Jibran Khalil). Bandingkan dengan tulisan ini Masa Depan dan Pengembangan Karakter (K-Mh : 2), dan Orang Tua, Masa Depan dan Pendidikan Karakter Anak Kita (Mh-20)

Mengapa dewasa ini lembaga pendidikan makin banyak, buku, sekolah, internet dan fasilitas pendidikan yang lainnya lengkap tetapi menghasilkan hal yang timpang. Peperangan antar bangsa, terorisme, premanisme internasional, degradasi moral, kenakalan remaja, perkosaan, narkoba, LGBT,  radikalisme dan lainnya marak dan bersemai?

Pertanyaan yang mesti diajukan adalah….apa yang sudah diberikan pendidikan dan pengajaran termasuk guru pada anak-anak didiknya, siswanya? Bagaimana gurunya dst.
Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Problem Pendidikan Karakter dan Implementasi di Kelas?

Kalau kita melihat definisi pendidikan sebagaimana termaktub dalam UU No. 20 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS, maka dikatakan Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Renungan ke-20 : Orang Tua, Masa Depan dan Pendidikan Karakter Anak Kita

Pendidikan Positif 4Orang tua akan selalu mendoakan kebaikan untuk anaknya. Mereka khawatir akan masa depan anak-anaknya. Karena itu orang tua selalu berusaha memutuskan apa yang mesti ditempuh, masa depan anak-anaknya, daripada mereka jalan sendiri. Lihat Masa Depan dan Pengembangan Karakter (K-Mh : 2)

Orang tua tahu jalan-jalan dirinya dulu, jalan berlubang, dimana tempat yang kering, berteduh dan lainnya. Termasuk yang gelap, berliku-liku dan terang dan lurus. Dalam anggapan mereka, para orang tua….Itulah jalan yang seharusnya ditempuh oleh anaknya juga. Inilah keinginan setiap orang tua, dan itu sesungguhnya adalah mulia. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Renungan ke-2 : Masa Depan dan Pengembangan Karakter

Mahabharata Basudewa Krisna

Basudewa Krisna dalam Perang Bharatayudha

Dalam hidup kita sebagai orang tua memiliki banyak harapan pada anak-anak kita, walaupun Khalil Gibran mengatakan “Anakmu bukanlah Anak-mu”. Salah satu hal yang pasti dilakukan oleh orang tua adalah selalu mencoba mengisi kehidupan anak-anak itu dengan kebahagiaan. Itu adalah kewajiban utama bagi semua orang tua.

Anak yang kita hadirkan dalam dunia ini dan tindakan mereka sebenarnya akan memberi kita dan menunjukkan sebuah identitas diri kita sendiri di dalam dunia ini. Dengan kata lain anak-anak kita adalah cerminan diri kita.

Hal apa lagi yang lebih bernilai didunia ini dari pada memikirkan masa depan mereka? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama, Pendidikan Psikologi | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar